Tips memilih shampoo untuk bayi

Shampoo Bayi

Shampoo Bayi

Kulit bayi yang baru lahir dan kulit anak balita sebetulnya tidak jauh berbeda, menurut Dr. Tina Wardhani Wisesa, Sp.KK, spesialis kulit dan kelamin “Secara anatomis, sama. Yang beda hanya fisiologis (fungsi)-nya”. Pada bayi, kulit belum berfungsi sempurna, baik kelenjar keringat maupun kelenjar minyaknya. Kulit bayi juga relatif lebih tipis sehingga seringkali sensitif. Kulit bayi sebelum usia 2 tahun mudah iritasi jika terkena bahan aktif. Namun setelah usia 2 tahun, kondisi kulitnya tak terlalu berbeda dengan kulit orang dewasa. Begitu pula dengan rambut bayi. Masih sedikit dan tipis. Perawatan kulit kepala dan rambut, pada bayi khususnya, cukup dilakukan dengan keramas. Shampoo bayi cukup beragam namun tidak sebanyak shampoo balita. Shampoo bayi umumnya bening dan tidak berbau tajam, selain itu tidak hanya cair bahkan ada juga yang bubuk. Pada shampoo umumnya mengandung senyawa yang bersifat deterjen buatan, 60% kandungan shampoo adalah air dan sisanya adalah bahan pengental, alkohol dan bahan-bahan lainnya.

Dalam shampoo bayi, deterjen yang digunakan adalah deterjen lunak dan tidak perih dimata. Namun ibu harus berhati-hati lagi karena di China pernah ditemukan bahan berbahaya yang terkandung dalam shampoo bayi. Bahan tersebut adalah formaldehida yang biasa dipakai untuk mengawetkan mayat dan menjadi salah satu bahan kimia yang bisa menyebabkan kanker, sinus, dan leukemia. Bahan lainnya yang ditemukan berbahaya adalah dioxane, bahan ini merupakan penghasil busa yang dipercaya mampu menyebabkan kanker. Maka dari itu ibu sebaiknya membaca kembali bahan apa saja yang terkandung dalam shampoo untuk anak ibu. Untuk mengurangi resiko alergi pada bayi ibu, pilihlah shampoo yang tidak berwarna saat. Pilih pula shampoo yang tidak memiliki aroma, pilihlah shampoo dengan aroma paling ringan jika di pasaran hanya terdapat yang memiliki aroma. Kemudian pilihlah shampoo bayi dengan tingkat deterjen maksimum 35% untuk menghindari mata bayi ibu perih karena bayi kebanyakan belum belum memiliki refleks berkedip yang sempurna. Pilih shampoo yang tidak mengandung senyawa ftatat/phthalate karena senyawa ini mengganggu sistem reproduksi anak yaitu menghambat produksi hormon testosteronz bagi bayi laki-laki dan mempercepat pubertas pada bayi perempuan.

Shampoo yang bagus tidak hanya membuat rambut bayi jadi lemas, gampang disisir, dan tidak kusut namun juga bisa membersihkan minyak dan sisik pada kepala. Jika ibu masih merasa khawatir bayi ibu merasa pedih di mata, pastikan ibu memilih shampoo khusus untuk bayi yang menawarkan tanpa rasa pedih di mata. Shampoo tersebut biasanya bebas sabun dan SLS (soap and SLS free). Cobalah ganti shampoo bayi ibu dengan shampoo anti perih khusus untuk bayi jika bayi ibu selalu menangis setiap saat melakukan keramas, kemungkinan shampoo yang digunakan kurang memberi rasa nyaman. Memilih shampoo bayi sangat wajib karena hal itu untuk kenyamanan bayi ibu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s