Kenali Bahasa Bayi Anda

Bayi

Bayi

Untuk menjadi seorang ibu yang baik, seorang ibu idaman, dan seorang ibu yang mampu membentuk keluarga bahagia, semua wanita harus dapat memahami karakter dan keinginan setiap anggota keluarganya. Salah satu masalah yang sering muncul adalah seorang ibu yang tidak bisa mengerti kemauan bayinya. Terkadang setiap bayi yang menangis diartikan bahwa dia merasa kelaparan sehingga ibu selalu memberikan susu. Namun, alasan bayi menangis bisa saja karena popoknya tidak nyaman, bayi merasa kepanasan, atau lain sebagainya. Bila ibu salah mengartikan bahasa bayi, tentu perlakuan yang diberikan kepada bayinya juga tidak sesuai dengan apa yang diinginkan dan dibutuhkan bayi. Hal ini bisa berdampak pada perkembangan psikologisnya. Sehingga kemampuan untuk memahami bahasa bayi sangatlah penting.

Lalu apa saja bahasa bayi yang harus kita pahami? Priscilla Dunstan menemukan bahwa bayi berusia 0-3 tahun di seluruh dunia memiliki bahasa yang sama.  Bahasa- bahasa tersebut antara lain. Hal yang paling sering adalah saat bayi menangis, apa yang sebenarnya diinginkannya? Nah untuk memahami alasan buah hatinya menangis, ibu perlu mendengarkan kata yang diucapkan bayinya sebelum dia mulai menangis. Berikut ada beberapa kata:

Apabila bayi kita sedang merasa lapar, atau membutuhkan ASI maupun asupan makanan lain, sebelum menangis biasanya dia akan mengucapkan “neh”, mungkin terdengar samar sehingga ibu harus berusaha mendengarkannya dengan seksama. Apabila bayi tidak diberikan ASI atau makanan, ia akan menangis lebih keras.

Kemudian apabila bayi Anda sedang merasa tidak nyaman, maka akan mengucapkan “Heh” sebelum dia menangis. Perhatikan juga ekspresi bayi dan posisinya saat mengucapkan kata tersebut, biasanya dia akan menangis dengan volume tidak terlalu kencang namun mimik mukanya menunjukkan bahwa ia sedang dalam posisi tidak nyaman. Kemudian kata “eairh” juga sering diucapkan bayi bila posisinya tidak nyaman, apabila bayi sudah mengatakannya maka segera perbaiki posisi bayi. Kata tersebut juga menunjukkan perut bayi kembung sehingga ibu juga harus memberikan perlakuan berbeda.

Selain itu, masih banyak lagi bahasa bayi misalnya kata “eh” yang sering diucapkan setelah kenyang atau setelah minum susu dimana artinya bayi bersendawa. Sebaiknya setelah menyusui memang sebaiknya bayi dibuat bersendawa. Salah satu caranya adalah dengan menopang bayi di dada dan bahu dengan posisi bayi berdiri kemudian ditepuk punggung bayi secara lembut. Bahasa bayi juga dapat dilihat dari bentuk bibirnya, apabila bibir bayi sudah membentuk huruf O atau berkata “owh” maka artinya bayi tersebut sudah mengantuk, segera timang-timang dan ninabobokan bayi Anda.

Bahasa bayi sangat beraneka ragam dan tidak semua orang mengerti. Apabila Anda sebagai ibu dapat memahaminya dengan baik, Anda tergolong ibu yang spesial dan ibu yang sangat memperhatikan perkembangan si buah hati. Dengan perhatian dan perlakuan yang tepat, maka bayi akan tumbuh dengan baik dan bahagia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s